Bagian Warisan Anak Perempuan
Bagian Warisan Anak Perempuan dan Contoh Pembagiannya
Anak perempuan adalah anak perempuan kandung pewaris.
a. apabila hanya ada satu anak perempuan, maka ia memperoleh
setengah bagian;
b. apabila ada dua tau lebih anak perempuan, maka mereka
memperoleh dua pertiga bagian
c. apabila anak perempuan mewaris bersama-sama anak
laki-laki, maka anak perempuan mewaris
sebagai asabah (asabah bil-ghairi)
Baca Lainnya: Ahli Waris yang Bagiannya Wajib Kita Tahu
Kedudukannya sebagai ahli waris dzul faraid menjamin anak perempuan memperoleh bagian warisan, sebab tidak akan terhijab hirman oleh siapapun.
Beberapa contoh berikut ini akan memperjelas kedudukan anak perempuan sebagai ahli waris:
Contoh
8:
Ada orang meninggal dunia. Ahli waris yang ditinggalkannya adalah seorang duda, seorang bapak dan seorang anak perempuan.
- duda:1/4
- bapak:1/6
- anak perempuan:1/2
asal masalah:12
- duda : 3
- bapak : 2
- anak perempuan : 6
Jumlah : 11
Sisa
: 1- (3/12 + 2/12 + 6/12) kelebihan warisan ini diberikan kepada bapak
sebagai ahli waris asabah. Dengan demikian bagian warisan bapak adalah: 2/12 +
1/12 =3/12 = 1/4.
Contoh
9:
Ada
orang meninggal, ahli waris yang ditinggalkannya adalah seorang duda, seorang
ibu, seorang bapak dan dua orang anak perempuan.
- duda
: 1/4
-
ibu : 1/6
-
bapak : 1/6
-
dua orang anak perempuan : 2/3
asal masalah : 12
-
duda : 3
-
ibu : 2
-
bapak : 2
-
dua anak perempuan : 8
Jumlah : 15
Harta warisan yang ada satu bagian (12/12). sedangkan harta warisan yang harus dibagikan kepada ahli waris (15/12). Peristiwa kewarisan seperti ini disebut aul.
Aul adalah kebalikan dari rad.. secara matematika penyelesaiannya diuraikan berikut ini.
Bagian warisan masing-masing ahli waris dikurangi perbandingan perolehan warisan merek dikalikan dengan kekurangan warisan.
Untuk
duda misalnya, bagian warisannya sebagai berikut:
- duda :1/4 -(3/15 x 3/12)= 1/4 - 9/180=1/4-1/20= 4/20=1/5
Di samping itu ada cara yang lebih mudah,asal masalah baru, yaitu 15 dijadikan asal masalah. dengan kata lain, ada peristiwa kewarisan ahli warisnya, duda, ibu, bapak dan dua anak perempuan.
Perbandingan
masing-masing ahli waris adalah 3 : 2 : 2 : 8.
Dengan
demikian bagian masing-masing ahli waris adalah:
-
duda
: 3/15 = 1/5
-
ibu
: 2/15
-
bapak
: 2/15
- dua anak perempuan: 8/15
- Baca Lainnya: Golongan Ahli Waris Dzul Faraid dan Bagiannya
Contoh
10:
Ada orang meninggal dunia. ahli waris yang ditinggalkannya adalah seorang duda, seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Bagian warisan masing masing ahli waris adalah:
- duda : 1/4
- anak
perempuan dan anak laki-laki: sebagai asabah bagiannya:
1-1/4 = 3/4; bagian (3/4) ini dibagikan dengan perbandingan 1: 2.
Dengan demikian bagian masing-masing asabah adalah sebagai berikut:
- anak perempuan : 1/3 x 3/4 = 3/12 = 1/3
-
anak laki-laki : 2/3 x
3/4 = 6/12 = 1/2
Contoh 11:
Ada
orang meninggal dunia. Ahli waris yang ditinggalkannya adalah seorang bapak,
seorang janda, dua anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Bagian warisan
masing-masing ahli waris adalah:
-
bapak: 1/6
-
janda : 1/8
-
dua anak perempuan dan satu anak laki-laki: sebagai asabah
bagiannya 1 - (1/6 + 1/8) = 1 - (4/24 + 3/24) = 1-7/24 = 17/24.
Dengan demikian bagian masing-masing asaba adalah sebagai berikut:
- dua anak perempuan : 1/2 x 17/24 = 34/96 = 17/48
-
satu anak perempuan: 1/2 x 17/48 = 17/96
-
satu anak laki-laki : 1/2 x 17/24 = 17/48
Di
dalam Kompilasi Hukum Islam bagian warisan anak perempuan ini diatur dalam
pasal 176:
”Anak
perempuan bila hanya seorang mendapat separuh bagian, bila ada dua atau lebih
mereka bersama-sama mendapat dua pertiga bagian dan apabila anak perempuan
bersama-sama dengan anak laki-laki, maka bagian anak laki-laki adalah dua
banding satu dengan anak perempuan”

Komentar