Sabtu, 17 Januari 2026

Melawat Ke Tanah Marapu



        Awal tahun 2024, tepatnya pada hari kedua di bulan Januari 2024,  aku kembali melawat ke  Pulau Sumba, untuk suatu kegiatan di Pengadilan Negeri Waikabubak, yang terletak di Waikabubak. Waikabubak merupakan ibu kota Kabupaten Sumba Barat. 

         Keberangkatanku dari Malang, menuju bandara Juanda di Sidoarjo sesaat setelah lewat malam tahun baru 2024, menandai lawatanku kali ini ke Pulau Sumba. Untuk ke Waikabubak dengan penerbangan, dapat melalui bandara Lede Kalumbang, sebelumnya dikenal dengan bandara Tambolaka, di Waitabula Kabupaten Sumba Barat Daya, atau melalui bandara Umbu Mehang Kunda di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.  Diukur dari jarak dan waktu tempuh, menuju Waikabukak melalui bandara Lede Kalumbang lebih dekat dengan waktu tempuh sekitar satu jam, ketimbang dari Umbu Mehang Kunda yang memerlukan watu tempuh tiga jam, untuk menuju Waikabubak.  

          Dari bandara Juanda, jam 05.00 pesawat tepat waktu lepas landas menuju Ngurah Rai. Pesawat perlu waktu 50 menit, untuk mendarat di Ngurah Rai, saat mendarat tepat jam 06.50, WITA. setelah transit sekitar 3 jam di Ngurah Rai, penerbangan dilanjutkan menuju Bandara Tambolaka di Waitabula dengan waktu tempuh satu setengah jam. Hampir semua penerbangan reguler dari wilayah barat menuju NTT, transit di Ngurah Rai. 

          Pada lawatan sebelumnya aku mendarat di Waingapu di Sumba Timur,  lanjut jalan darat menuju Waitabula, melalui wilayah Sumba Tengah yang beribukota di Anakalang dan Kota Waikabubak di Sumba Barat. Sepanjang menuju Sumba Tengah disuguhi  panorama alam yang menakjubkan, diantaranya yang kesohor hingga mancanegara yaitu Savana Puru Kambera

          Selain itu sepanjang pantai selatan Sumba, pesisir pantainya indah tiada duanya. Mulai dari Kodi Bangedo, Pantai Rica , Wekaka, di Sumba Barat Daya dan Nihiwatu di Sumba Barat. Sumba disebut juga Tanah Marapu atau tanah para leluhur dengan budaya, adat istiadat dan tradisi yang turun temurun dipertahankan keberadaanya, menanti anda sekeluarga untuk wisata yang berbeda. 

              Seperti diriku, walau telah berkali kali melawat ke Sumba, selalu mendapat hal yang berbeda, termasuk kali ini, sedang transit di Ngurah Rai, sudah membayangkan keelokan Tanah Marapu*


2 Januari 2024